Cara merawat batik
Cara merawat pakaian batik kesayangan anda agar warnanya tetap awet:
Saat mencucinya, gunakan shampoo atau lerak
Larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik, rendam selama sepuluh menit saja.
Proses mencuci batik
Jika mencuci batik dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.
Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air shampoo atau lerak dan jika ada noda diteteskan jeruk nipis kemudian dikucek perlahan.
Batik cap, cap smoke, dan printing dapat dicuci dengan menggunakan shampoo ataupun lerak. Tapi untuk batik tulis wajib menggunakan lerak. Batik dilarang dicuci deterjen, dengan mesin cuci ataupun laundry karena warna akan rusak dan pudar.
Cukup dikucek dan diperas perlahan dan lembut. Diperas dari atas ke bawah. Kemudian, jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari, dijemur di tempat rindang.
Proses penyimpanan batik
Untuk penyimpanan, dilarang menggunakan kapur barus saat kain batik disimpan di lemari. Karena kapur barus bisa membuat kain rapuh dan mudah rusak. sebagai pengganti kapur barus, dapat digunakan merica bulat saja, letakkan beberapa di kantong yang diberi lubang kecil dan kemudian letakkan di lemari dekat kain batik. Bisa juga menggunakam akar wangi.



Posting Komentar